Macam-Macam Topologi Jaringan

Arsitektur topologi merupakan bentuk koneksi fisik untuk menghubungkan setiap node pada sebuah jaringan. Pada sistem LAN terdapat tiga topologi utama yang paling sering digunakan: bus, star, dan ring. Topologi jaringan ini kemudian berkembang menjadi topologi tree dan mesh yang merupakan kombinasi dari star, mesh, dan bus. Dengan populernya teknologi nirkabel dewasa ini maka lahir pula satu topologi baru yaitu topologi wireless. Berikut topologi-topologi yang dimaksud:

  1. Topologi Bus
  2. Topologi Ring (Cincin)
  3. Topologi Star (Bintang)
  4. Topologi Tree (Pohon)
  5. Topologi Mesh (Tak beraturan)
  6. Topologi Wireless (Nirkabel) Baca entri selengkapnya »

Sabotase Bandwidth

Posted: 02/03/2011 in Networking
Tag:

Oke….mungkin masalah ini sering sekali kita jumpai pada saat melakukan kegiatan menjelajah di dunia maya. LEMMOT, LETTOY, LAMBAN, BEKICOT pada jaringan. Sedikit trik dan tips yang mungkin bisa di gunakan pada saat kita berada pada kondisi ini. Terlebih padaa saat kita berada di warnet ato saat agan-agan berada pada Access Point yang memiliki pengguna yang banyak.

Sangat sederhana sekali, dan tentu agan-agan pernah menyimak tips ini dari berbagai sumber. Yahhhh…….meski banyak namun banyak yang belum menyakini, tapi apa salahnya mencoba, kan mencoba ngk bayar….

oke langsung saja……CEKIBROOOT…. Baca entri selengkapnya »

IP V.4 VS IP V.6

Posted: 02/03/2011 in Networking
Tag:, ,

IPMenyikapi banyaknya pertanyan yang sering di tanyakan oleh agan-agan mengenai IP v.4 dan IP v.6 mungkin dari tabel dibawah ini bisa sedikit memberikan sedikit referensi tentang perbedaan IP v.4 dan IP v.6.

IPv4
IPv6
Panjang
alamat 32 bit (4 bytes)
Panjang
alamat 128 bit (16 bytes)
Dikonfigurasi
secara manual atau DHCP IPv4
Tidak
harus dikonfigurasi secara manual, bisa menggunakan address autoconfiguration.
Dukungan
terhadap IPSec opsional
Dukungan
terhadap IPSec dibutuhkan
Fragmentasi
dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
Fragmentasi
dilakukan hanya oleh pengirim.
Tidak
mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali
paket berukuran 576 byte.
Paket
link-layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun
kembali paket berukuran 1500 byte
Checksum
termasuk pada header.
Cheksum
tidak masuk dalam header.
Header
mengandung option.
Data
opsional dimasukkan seluruhnya ke dalam extensions
header
.
Menggunakan
ARP Request secara broadcast untuk menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat
link-layer.
ARP
Request telah digantikan oleh Neighbor Solitcitation secara multicast.
Untuk
mengelola keanggotaan grup pada subnet lokal digunakan Internet Group
Management Protocol (IGMP).
IGMP
telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD).